JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK II
DISUSUN
OLEH:
MURNI MARIA SIMANJUNTAK
(RSA1C117009)
DOSEN
PENGAMPU:
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN DAN MATEMATIKA
DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNUVERSITAS JAMBI
2019
PERCOBAAN 5
I.
Judul : Pembuatan
Senyawa Organik Asam Benzoat dan Benzil Alkohol
II.
Hari/Tanggal : Rabu,
18 September 2019
III.
Tujuan : Adapun
tujuan praktikum sebagai berikut
1. Dapat memahami reaksi oksidasi dan
reduksi aldehid yang tidak memiliki H alfa
2. Dapat reaksi yang terjadi pada senyawa
aldehid akibat penambahan basa kuat
3. Dapat mempelajari cara pembuatan asam
benzoate dan benzyl alcohol
IV.
Landasan
Teori
Asam benzoat dan benzil alkohol adalah salah satu bahan
kimia yabg berpotensi dapat di gunakan sebagai bahan pengawet makanan dan
sebagai bahan dasar pembuatan cat. Dalam pembuatan asam benzoat dan benzil
alkohol dapat di buat dengan reaksi cannizzaro. Dalam reaksi Cannizzaro ini
adalah reakai dimana aldehid tidak memiliki atom hidrogen apabila bereaksi
dengan basa kuat mengalami reaksi Redoks ( Reduksi Oksidasi ) secara serentak
atau disproposionasi menjadi alkohol dan asam katboksilat (Ridwan, 1990).
Pada percobaan pembuatan senyawa organik asam benzoat dan
benzil alkohol ini dilaksanakan bertujuan agar kita memahami reaksi dari
cannizarro. Dan juga agar kita dapat memisahkan dan memurnikan hasil yang di
peroleh dengan metode destilasi berdasarkan perbedaan titik didihnya. Dalam
ptaktikum ini, reakai cannizzaro dilakukan dengan mereaksikan benzaldehid murni
dengan larutan basa kuat yaitu KOH dengan metode refluks, ekstraksi dan
destilasi untuk memurnikan benzil alkohol berdasarkan perbedaan titik didihnya
sehingga diperoleh produk akhir adalah asam benzoat ya g berbentuk padatan dan
benzil alkohol yang berbentuk cairan (Walangare, 2013).
Senyawa aldehid
yang tidak mempunyai hydrogen alfa tak mengalami reaksi tersebut. Pada
penambahan basa kuat senyawa ini akan terjadi reaksi reduksi yang menghasilkan
senyawa alcohol dan garam karboksilat (Tim Kimia Organik 2, 2015).
Reaksi cannizzaro dapat dilakukan dengan mereaksikan
benzaldehid dan KOH dengan menggunakan metode refluks, ekstraksi dan destilasi
sehingga diperoleh benzil alkohol yang berbentuk cairan dan asam benzoat yang
berbentuk padatan. Prinsip kerja refluks adalah untuk mengisolasi senyawa yang
dihasilkan karena benzil alkohol
bersifat volatil (mudah menguap) sehingga dengan adanya kondensor
refluks yang berbentuk bola-bola maka uap akan didinginkan dan uapnya jatuh kembali
ke dalam labu. prinsip kerja ekstraksi cair-cair yaitu memisahkan campuran
larutan karena adanya perbedaan densitas dan kepolaran (Daintith, 1994).
Rekristalisasi merupakan cara pemunian zat padat yang
digunakan dengan cara melarutkan suatu zat dalam suatu pelarut kemudian
dikristalkan kembali (Svehla, 1990).
V.
Alat
dan Bahan
Adapun
alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini ialah:
5.1
Alat
1. Erlenmeyer
250ml
2. Pendingin air (kondesor)
3. Labu dasar
datar 300ml
4. Labu destilasi
5. Corong pisah
6.
Thermometer
5.2
Bahan
1. 27
gr KOH padat
2. 20
ml larutan natrium bisulfat
3. 5
gr MgSO4
4. 29
ml benzaldehid
5. 10
ml larutan natrium karbonat 10 %
6. 75
ml asam klorida pekat
7. Es
batu
8. 120
ml eter
VI.
Prosedur
Kerja
1. Dilarutkan 27
gr kalium hidroksida padat dalam 25 ml air dalam sebuah Erlenmeyer
2. Dituangkanan
larutan kalium kedalam labu dasar datar yang berisi 29 ml benzaldehid yang baru di
destilasi
3. Dikocok sampai
terjadi emulsi dan diamkan selama 10jam dalam sebuah tempat tertutup
4. Ditambahkan air
kira-kira 110 ml air untuk melarutkan endapan kalium benzoate yang terjadi
5. Dipindahkan
larutan tadi kedalam corong pisah, kemudian ekstraksi tiga kali masing-masing
dengan 30 ml eter
6. Di kocok
kuat-kuat dan diamkan sebentar hingga terjadi dua lapisan cairan yaitu larutan
dalam eter dan lapisan larutan dalam air.
7. Dipindahkan
kedua lapisan tadi, kemudian dikerjakan tiap-tiap lapisan tadi melalui proses
tertentu
8. Dimasukkan
kedalam labu destilasi ekstraksi larutan dalam eter (lapisan atas)
untukmemisahkan eternya dengan jalan destilasi, sampai volumenya tinggal 300ml
9. Di dinginkan
sisa destilasi dan aduk beberapa kali masing-masing dengan menambahkan 5 ml
larutan jenuh natrium bisulfit, untuk mengusir sisa benzaldehid yang masih ada
10. Dicuci dengan
10ml larutan natrium karbonat 10% , kemudian dikeringkan dengan menambahkan 5
gr anhidrida magnesium sulfat
11. Disaring dan
destilasinya langsung ditampung dalam labu destilasi
12. Didestilasi
untuk memisahkan eter yang masih ada, dengan memanaskannya diatas penangas air
13. Diteruskan
destilasi tersebut untuk mendapatkan destilasi benzaldehid pada temperature
200-206 oC pada wajan yang bersih dan
keing
14. Bila
benzaldehid yang ditampung itu tidak pada temperature 200 oC, berarti belum
murni dan perlu dimurnikan kembali dengan mendestilasi lagi destilasi tersebut
15. Bila destilasi
ditampung mendekati titik didih benzaldehid, periksa kemurnian dengan dengan
melihat indeks biasnya
16. Disimpan
larutan dalam air(lapisan bawah) yaitu kalium benzoate kedalam satu campuran
75mlasam klorida pekat dalam 75 ml air sambil diaduk
17. Ditambahkan 100 gr es .
terjadi endapan asam benzoate.
18. Disaring dan
cuci dengan air kemudian uapkan untuk mendapatkan Kristal asam benzoate ,
diperiksa titik lelehnya.
Adapun video yang terkait dalam praktikum kali ini yaitu
:
PERMASALAHAN :
1. Dalam
pembuatan senyawa organik asam benzoat dan benzil alkohol termasuk jenis reaksi
apa?
2. Kenapa
di perlukan proses ekstraksi dalam percobaan pembuatan senyawa organik asam
benzoat dan benzil alkohol?
3.
Metode
yg bagaimana saja yg di gunakan dalam percobaan kali ini?

2. Karena pada saat campuran larutan itu dikocok, maka terjadi 2 lapisan dimana lapisan atas larutan dalam eter dan lapisan bawah yaitu larutan dalam air. Dilakukannya ekstraksi yaitu untuk memisahkan kedua campuran tersebut. Dan juga dapat membedakan manakah yang termasuk dengan asam benzoat dan benzil alkohol
BalasHapusWidya aria ningsih (RRA1C117001)
BalasHapus1.Reaksi Canizaro ,yaitu merupakan reaksi oksidasi-reduksi antar ion hidroksida dan aldehida tanpa alfa hidrogen.
3. metode ekstraksi, metode destilasi
BalasHapus