VII.
Data Pengamatan
Perlakuan
|
Hasil Pengamatan
|
dimasukkan fenol ke
dalam labu dasar bulat, lalu ditambahkan Asam sulfat pekat (H2SO4),
lalu di kocok. Apabila campuran senyawa tersebut menimbulkan panas maka tidak
perlu dilakukan pemanasan
|
Ketika labu dasar
bulat yang berisi campuran fenol dan Asam sulfat pekat (H2SO4)
disentuh, labu tersebut terasa panas.
|
Labu yang berisi
campuran tadi di tambahkan Asam nitrat ( HNO3) lalu kocok untuk
beberapa saat. Selanjutnya, labu didinginkan dalam ember berisi es dan
didiamkan beberapa menit.
|
Campuran itu
menghasilkan uap yang berwarna coklat kemerahan yang keluar dari dalam labu
|
Panaskan campuran
dalam labu diatas penangas air sambil di kocok. Jika pemanasan telah sempurna
tambahkan 25 ml air dan dinginkan labu dalam air es
|
Uap sudah mulai
menghilang. timbul endapan orange
|
Disaring Kristal
dengan menggunakan corong bucher
|
Kristal tersaring
|
Kristalkan kembali
asam pikrat dalam etanol dalam air dengan perbandingan (1:2)
|
Kristal berwarna
orange kekuning-kuningan
|
Terakhir dinginkan
untuk mendapatkan kristal asam pikrat yang bewarna.
|
Kristal berwana kuning
muda
|
VIII.
Pembahasan
Prinsip percobaaan ini
yaitu pembuatan asam pikrat adalah didasarkan apada reaksi sulfonasi dan reaksi
nitrasi, dengan menggunakan fenol sebagaibahan baku pada pembuatan asam pikrat
ini. Pada proses sulfonasi, fenol terlebih dahulu direaksi kan dengan asam
sulfat pekat dimana apada kestabilan asam sulfat SO3+ akan mengikat
gugus H pada fenol, kemudian akan mengarahkan kepada gugus orto dan para dan
susuah mengarah kegugus meta sehingga terbentuk sulfonat yang terikat pada
cincin 2, 4, 6 pada fenol. Dan reaksi Nitrasi pada sulfonat di reaksikan dengan
HNO3 pekat dimana gugus SO3+ akan bertukar dengan gugus
NO2 sehingga terikat pada cincin 2, 4, 6 memebentuk 2,4,6 –trinitrifenol
atat asam pikrat.
Asam pikrat adalah suatu
senyawa yang di peroleh dengan mereaksikan fenol dengan katalis asam
yaitu H2SO4 dan ditambahkan HNO3 dimana
dilakukan dengan pemasan dan pendinginan serta pencucian Kristal titik leleh
dari asam pikrat, dimana Kristal nya berwarna kuning muda. Asam pikrat
merupakan senyawa yang bersifat eksplosif, terbentuk karena reaksi antara fenol
dan asam nitrat serta penambahan sulfat.
Asam pikrat adalah suatu
senyawa yang di peroleh dengan mereaksikan fenol dengan katalis asam
yaitu H2SO4 dan ditambahkan HNO3 dimana
dilakukan dengan pemasan dan pendinginan serta pencucian Kristal titik leleh
dari asam pikrat, dimana Kristal nya berwarna kuning muda. Asam pikrat
merupakan senyawa yang bersifat eksplosif, terbentuk karena reaksi antara fenol
dan asam nitrat serta penambahan sulfat.
Saat melakukan percobaan
kami melakukan sesuai dengan arahan Dosen Pembimbing kami sebelum praktikum.
Langkah awal sebelum memulai percobaan ialah menyiapkan alat dan bahan yang
diperlukan dalam percobaan. Lalu masuklah ke proses pembuatan asam pikrat yaitu
memasukkan fenol kedalam labu dasar bulat ditambahkan Asam sulfat pekat (H2SO4),
lalu di kocok. Setelah pengocokan tersebut tidak beberapa lama Bapak
mengistruksikan untuk mengecek campuran fenol dengan H2SO4
mengalami reaksi atau dengan ditndai rasa panas apabila kita menyentuh labu
dasar bulat tersebut. Namun, apabila tidak terasa panas makan harus dilakukan
pemanasan. Setelah kami cek bagian bawah labu dasar bulat tersebut ternyata
tersasa panas. Apabila campuran senyawa tersebut menimbulkan panas maka tidak
perlu dilakukan pemanasan.
Labu yang berisi
campuran tadi di tambahkan Asam nitrat ( HNO3) lalu, labu
didinginkan dalam ember berisi es dan dikocok untuk beberapa saat. Campuran itu
menghasilkan uap yang berwarna coklat kemerahan yang keluar dari dalam labu.
Langkah selanjutnya ialah pemanasan labu diatas alat penangas air. Asap coklat
masih keluar namun tidak sebanyak sebelumnya. Setelah Panaskan campuran dalam
labu diatas penangas air sambil di kocok. Jika pemanasan telah sempurna
tambahkan 25 ml air dan dinginkan labu dalam air es. Uap sudah mulai
menghilang. timbul endapan orange kekuning-kuningan dibagian bawah campuran
tersebut. Langkah terakhir dinginkan untuk mendapatkan kristal asam pikrat yang
bewarna. Hasil pengamatan kami Kristal berwarna kuning.
IX.
Pertanyaan Pasca
1.
Kenapa perlu penambahan
asam sulfat pekat?
2.
Mengapa perlu dilakukan
proses pendinginan?
3. Bagaimana
hasil akhir dari percobaan pembuatan asam pikrat?
X.
Kesimpulan
Adapun yang dapat disimpulkan dari praktikum ini ialah:
1.
Asam pikrat adalah suatu
senyawa yang di peroleh dengan mereaksikan fenol dengan katalis asam
yaitu H2SO4 dan ditambahkan HNO3 dimana
dilakukan dengan pemasan dan pendinginan serta pencucian Kristal titik leleh
dari asam pikrat.
2.
Prinsip percobaaan ini
yaitu pembuatan asam pikrat adalah didasarkan apada reaksi sulfonasi dan reaksi
nitrasi, dengan menggunakan fenol sebagai bahan baku pada pembuatan asam pikrat
ini.
XI.
Daftar Pustaka
Tim Penuntun Praktikum
Kimia Organik, 2019. Penuntun Praktikum Kimia Organik II.
Jambi:Universitas Jambi.
Enri, 2010. 2010. Pengolahan
Bahan Berbahaya dan Beracun. Bandung:Institut Teknologi
Bandung
Lukman, 2013. Pembuatan
Asam Pikrat dengan Proses Nitrasi Menggunakan Katalis Asam Sulfat oleh Asam
Salisilat dan Asam Nitra. Jurnal Penelitian 2(4).
Fessenden, Ralph J &
Fessenden. 1982. Kimia Organik Edisi
Ketiga jilid2. Jakarta:Erlangga
XII.
Lampiran Gambar






